Tidak sedikit yang mengatakan “Generasi milenial itu suka berpindah-pindah kerja, susah diajak komit, ingin hasil instan tanpa proses panjang, dan lain sebagainya.” Predikat ini memang kerap dilekatkan pada Milenial, yang saat ini mulai mendominasi generasi kerja. Namun kita juga perlu mencermati generasi yang lahir di era awal tahun 80an hingga tahun 1995 ini juga punya banyak kelebihan yang membuatnya memberi warna tersendiri dalam trend bisnis hingga cara kerja dewasa ini

Berjamurnya bisnis start-up di hampir seluruh belahan dunia, cara berbisnis yang serba digital dengan inovasi yang memotong setiap transaksi yang panjang menjadi hanya satu kali klik lewat jemari Anda, merupakan karya-karya yang banyak didominasi Milenial.  

Hmm…jadi kalau boleh dikata Milenial merupakan generasi yang sarat bakat dan semangat, karena punya motivasi begitu hebat untuk mengembangkan diri dan juga lingkungannya, hanya saja pendekatan yang diterapkan perlu tepat sesuai dengan karakteristik mereka. Yuk simak berikut adalah beberapa pengalaman dari Next Leader Consulting dalam mengembangkan para talenta terbaik Milenial, yang diintisarikan dalam 4 cara efektif yang bisa Anda terapkan untuk membangkitkan motivasi Milenial:

1. BERIKAN MILENIAL FLEKSIBILITAS UNTUK BERKREASI

“Milenial sangat menginginkan kebebasan, mereka gak bisa dikekang!” Yes betul! Dan sebenarnya yang didambakan Milenial dari kebebasan tersebut adalah adanya fleksibilitas dalam setiap aktivitas yang mereka lakukan di tempat kerja mereka. Mereka tidak tahan dengan aturan dan SOP yang terlalu kaku, panjang hingga yang terlalu mengatur mereka.

Fleksibilitas yang didambakan Milenial ini adalah karena mereka ingin bisa bebas berekspresi. Milenial merupakan generasi yang tidak takut coba sesuatu yang baru, mengimplementasi ide-ide kreatif hingga menjadi suatu hal yang inovatif. Berikanlah juga mereka dukungan dan kepercayaan untuk mengekspresikannya hingga berhasil karena setiap keberhasilan walau kecil sekalipun yang dirasakan Milenial, akan membuatnya semakin termotivasi. Siap ya Mas Bro dan Sis, jangan cuma sekedar memberi kebebasan tapi tambahkanlah ruang untuk berkreasi hal-hal baru bagi mereka.

2. BANGUN KOMUNIKASI DUA ARAH UNTUK SALING PERCAYA

Berikutnya ketika Milenial di tempat Anda sudah punya ruang untuk berkreasi, orang-orang di sekitarnya terutama atasan dan para senior perlu memberi kesempatan Milenial dapat berkomunikasi dengan mereka.

Gen Y yang disebut juga Milenial merupakan generasi yang berani berpendapat dan jika telah bekerja sekian lama ia tidak pernah dapat kesempatan berpendapat dan membangun komunikasi dua arah, maka ini akan berimbas pada motivasi kerja mereka. Komunikasi untuk mengeluarkan pendapat merupakan hal krusial bagi Milenial. Bahkan ini merupakan hot button bagi Milenial yang jika Anda tekan akan membuat mereka antusias dan termotivasi dalam bekerja.

So pastikan generasi senior atau yang di atas mereka siap berkomunikasi dua arah dengan Milenial. Anda dapat bekali generasi senior dengan kemampuan mendengarkan dan bertanya sehingga komunikasi yang cenderung satu arah hanya instruksi menjadi lebih interaktif.

Dan banyak para praktisi yang bertanya, Kenapa sih ini penting bagi Milenial?” Nah, jawabannya adalah karena mereka ingin dipercaya! Mereka akan mencurahkan tenaga dan pemikiran terbaik mereka, ketika kepercayaan itu didapatkan.

3. BERIKAN UMPAN BALIK SECARA KONSISTEN

Ketika para Milenial di tempat Anda telah mencurahkan segenap tenaga dan pemikiran, Anda perlu memberi umpan balik pada mereka secara konsisten. Bagi Milenial umpan balik yang didambakan adalah tidak hanya mengenai hasilnya, tapi jauh lebih penting mereka ingin umpan balik atas proses yang dilakukan.

Milenial sangat ingin tahu bagaimana hasil kerja yang mereka lakukan, termasuk juga proses yang mereka lakukan. Proses disini terkait upaya dan daya yang mereka lakukan menuju hasil. Berikanlah umpan balik secara konsisten atas upaya mereka, misalnya dua minggu sekali hingga satu bulan. Waktu dua minggu hingga maksimal satu bulan ini dirasa cukup ideal untuk memberitahu upaya seseorang di pekerjaannya. Pujilah hal yang sudah dengan baik Milenial lakukan, tambahkan hal yang masih perlu diperbaiki dan dikembangkan dan akhiri umpan balik Anda dengan ucapan terimakasih serta pemberian semangat. Umpan balik yang Milenial dapatkan secara konsisten akan membuatnya lebih termotivasi bekerja sehingga terpacu untuk mengembangkan diri lebih lagi.

4. DESAIN TEMPAT KERJA YANG WORK-LIFE INTEGRATION

Kalau istilah work-life balance rasanya sudah tidak asing bagi kita. Kalau work-life integration, apa sih maksudnya? Ahaa..!! bagi para Milenial work-life integration merupakan konsep suasana kerja yang sangat mereka dambakan, dimana mereka bisa mengintegrasikan bekerja dan bermain disana, bekerja dan bersantai, bekerja dan sekaligus rekreasi disana. Dan dengan suasana yang bisa sersan (serius tapi santai) ini membuat Milenial akan jauh lebih termotivasi bekerja.

Harvard Business Review pernah mengutip Half of Millennials said “People my age see real life as a video game”. Yes, pernyataan ini kiranya menyadarkan kita di jaman now ini bekerja tidak lagi harus melulu serius dengan suasana kerja yang formal dan kaku. Anda bisa mendesain ruangan kerja dan lingkungannya yang menyenangkan sekaligus tetap profesional. Sofa-sofa santai dengan ruangan untuk kumpul bersama dengan disertai fasilitas untuk membuat kopi, menikmati camilan merupakan salah satu fasilitas terpraktis serta efisien yang bisa Anda sediakan.

Jika ada budget lebih Anda juga bisa menyediakan ruang untuk bermain bersama yang dilengkapi dengan misalnya PS (playstation), tenis meja, gameboard hingga buku-buku inspiratif kekinian untuk merangsang ide-ide kreatif Milenial.

Nah dari 4 cara yang diintisarikan dari pengalaman Next Leader Consulting mendampingi berbagai organisasi dalam mengembangkan para Milenial, rasanya tidak sulit kan untuk memotivasi mereka? Kuncinya agar motivasi mereka tetap terjaga dan dapat selalu diningkatkan adalah peran dari pemimpin yang memfasilitasi keempat langkah diatas dapat terimplementasi dengan maksimal. Dan pastikan juga Anda merekrut Milenial-Milenial terbaik yang memiliki potensi luar biasa. Selamat mengaplikasikan dan menjadikan Milenial sebagai partner kerja Anda yang selalu antusias dan penuh kreatifitas!