Membangun hubungan yang kuat adalah ketrampilan penting yang dibutuhkan untuk kesuksesan baik bagi profesional hingga pebisnis dalam menjalankan peran kepemimpinannya. Tidak masalah di industri apa Anda berada atau fungsi pekerjaan yang Anda jalani – bagian keuangan, marketing, CEO, legal, administrasi hingga pemilik usaha kecil, membangun hubungan dalam tim merupakan hal yang penting untuk dilakukan agar dapat menang bersama orang.

Pakar penulis kepemimpinan John Maxwell menulis dalam buku larisnya, Winning with People: “Semua kesuksesan datang dari memulai hubungan dengan orang yang tepat dan kemudian memperkuat hubungan itu dengan menggunakan keterampilan orang yang baik.” Dan faktanya, 81% perekrut di perusahaan mengatakan bahwa pemberi kerja mengidentifikasi ketrampilan interpersonal sebagai kualitas teratas yang paling diinginkan dari antara pencari kerja.

Maxwell dengan pengalamannya puluhan tahun mengumpulkan wawasan tentang para pemimpin terbesar dunia memberikan saran membangun hubungan yang sukses dan produktif ke dalam “People Principles” yang dipaparkan melalui 5 pertanyaan reflektif untuk pemimpin yang sedang berkembang, yaitu:

  • Apakah Anda benar-benar siap untuk membangun hubungan?
  • Apakah Anda bersedia untuk fokus pada orang lain?
  • Bisakah Anda membangun rasa saling percaya?
  • Apakah Anda bersedia berinvestasi pada orang lain? 
  • Bisakah Anda menciptakan hubungan yang saling menguntungkan?

Beranjak dari 5 pertanyaan reflektif ini, setiap kita dapat memulai dari sekarang menerapkan 5 Prinsip Membangun Hubungan untuk Menang bersama Orang Lain berikut ini:

1. PRINSIP CERMIN (MIRROR PRINCIPLE)

Orang pertama yang harus kita evaluasi adalah diri kita sendiri! Maxwell menyampaikan kisah inspiratif pemain bisbol legendaris yaitu Pete Rose yang setelah mengukir berbagai prestasi menjadi “tenggelam” dalam pekerjaannya sehingga dia mengabaikan merefleksi kehidupan pribadi dan tindakannya. Rose memang unggul dalam setiap pertandingan, memenangkan penghargaan National League Rookie of the Year, National League Most Valuable Player, dan World Series MVP dari tahun 1963 hingga 1975. Namun sayang sekali kehidupan pribadi dan profesionalnya terhenti karena dia menghancurkan beberapa hubungan yang bernilai tinggi. Bahkan dari kabar yang dikonfirmasi diketahui dia bertaruh pada bisbol, bahkan menempatkan taruhannya pada timnya sendiri!

Jika menang dengan orang lain adalah tujuan utama kita, kita harus mulai dengan selalu melihat ke cermin yaitu untuk fokus dan evaluasi pada semua aspek “diri” termasuk kesadaran diri,  kejujuran pada diri sendiri, perbaikan diri, dan tanggung jawab diri. Ini adalah prinsip pertama yang perlu dimiliki setiap pemimpin sebelum kita menerapkan prinsip berikutnya.

2.PRINSIP PEMBELAJARAN (LEARNING PRINCIPLE)

Pada prinsip kedua ini, Maxwell menyatakan bahwa pada dasarnya setiap orang yang kita temui memiliki potensi untuk mengajari kita sesuatu. Bagi seorang yang berprofesi sebagai jurnalis, prinsip ini menyadarkan kita bahwa setiap orang memiliki cerita untuk diceritakan dan perspektif yang kemudian dapat membentuk pemahaman kita tentang berbagai hal. Misalnya bisa jadi seorang reporter dapat berinteraksi selama berminggu-minggu dengan narasumber untuk mendapatkan informasi. Di lain waktu, justru hanya beberapa menit atau bahkan detik untuk mempelajari dari apa yang mereka dapatkan tentang seseorang. Dari prinsip ini Maxwell percaya bahwa hubungan kita dengan berbagai orang tidak akan selalu mengikuti skenario yang sama.

“Sifat dan tujuan hubungan akan menentukan energi dan waktu yang dibutuhkan untuk membinanya.” Hubungan kita yang paling penting, yaitu hubungan yang berlangsung selama masa hidup kita pada dasarnya membutuhkan perhatian dan bahkan perhatian yang begitu besar. Prinsip Pembelajaran ini merupakan prinsip yang sangat baik untuk diingat jika kita merasa diri kita terlalu dangkal dalam hubungan ddengan orang-orang dan perlu menentukan dengan siapa akan meluangkan waktu terbaik Anda.

3. PRINSIP KONFRONTASI (CONFRONTATION PRINCIPLE)

Perhatian terhadap orang harus menjadi prinsip yang mendahului konfrontasi dengan orang. Hubungan kita dengan keluarga, anggota tim, dan teman tidak akan pernah terhindar dari konflik. Dalam bukunya Winning with People, kita akan mengetahui bahwa  Maxwell pun pernah mengalami konflik dan kita  juga dapat menemukan bagaimana dia mencapai hasil positif dari konfrontasi dengan mengalami konflik dengan pola pikir “peduli terhadaporang lain dan mencoba membantunya.” Rasanya hampir setiap kita memiliki pemimpin yang keras kepala dengan sikap “ikuti cara saya.” Dan cara untuk menghadapinya Maxwell memberikan sarannya untuk kita menghadapi konflik yaitu untuk kita “menghadapi konflik dengan seseorang hanya jika Anda peduli pada orang itu.”

Prinsip konfrontasi ini perlu kita hadapi hanya dengan satu niat karena kita peduli dengan orang lain tersebut dan bertujuan untuk mencari jalan terbaik bersama. Prinsip ini sangat mencerahkan  bahwa adalah mungkin sekali kita dapat peduli dengan kepentingan orang lain tanpa harus mengorbankan kepentingan kita sendiri.

4. PRINSIP PERAYAAN (CELEBRATION PRINCIPLE)

Suatu ujian terberat dalam membina hubungan dengan orang lain bukan tentang seberapa loyal kita saat teman gagal, tapi seberapa bahagia kita saat mereka berhasil. Suatu perayaan atau pengakuan bagi semua orang merupakan hal yang didambakannya! Yaitu setiap kita ingin diperhatikan atas keberhasilan dan perbuatan baik yang telah kita lakukan. Dan ini sudah menjadi sifat alami manusia yaitu ingin mendapat perhatian dan penguatan positif. Itulah sebabnya di berbagai pusat kebugaran, para personal trainer akan memberikan reward bagi para pesertanya / pengunjung gym baru karena telah pergi teratur ke gym selama beberapa kali selama seminggu. Dalam prinsip ini Maxwell mengatakan bahwa kenyataannya akan ada orang dalam hidup kita yang tidak akan merayakan keberhasilan / mengakui keberhasilan kita. Karenanya Maxwell menyarankan untuk kita lebih sering merayakan kesuksesan kita sendiri saja, dan milikilah dorongan kuat untuk merayakan keberhasilan orang lain seperti layaknya pemandu sorak bagi kehidupan orang lain. Inilah yang menjadi kunci utama kita akan memiliki hubungan yang semakin kuat dengan tim yang kita pimpin!

5. PRINSIP KEMITRAAN (PARTNERSHIP PRINCIPLE)

Bekerja bersama meningkatkan peluang menang bersama. Dalam prinsip ini Maxwell mengajak kita untuk merasakan banyaknya manfaat dari memupuk kemitraan yang kuat. Namun yang paling menarik dalam prinsip  ini adalah bagaimana Maxwell menggambarkan evolusi pemahaman kita tentang kemitraan. Dia mengatakan pada dasarnya kebanyakan orang akan melalui empat tahap dalam kemitraan yaitu:

1). “Saya ingin membuat perbedaan…”                                                                                                                                               

2). “Saya ingin membuat perbedaan dengan orang-orang…”         

3). “Saya ingin membuat perbedaan dengan orang-orang yang ingin membuat perbedaan…”   

4). “Saya ingin membuat perbedaan dengan orang-orang yang ingin membuat perbedaan dengan melakukan sesuatu yang membuat perbedaan…

Pada tahap yang terakhir ini adalah tahap dimana dampak Anda pada tim yang Anda pimpin berlipat ganda dan hubungan Anda berada pada titik terkuatnya, karena Anda telah berhasil membangun kemitraan dengan orang-orang yang memiliki hubungan interpersonal yang sangat kuat. Apa kuncinya? kita dapat sampai dengan di tahap akhir karena telah melalui keempat prinsip  yang telah dibahas sebelumnya!

Melalui kelima Prinsip Membangun Hubungan untuk Menang Bersama Orang Lain ini, Maxwell mengajak setiap pemimpin untuk merayakan makna yang akan Anda terima jika Anda mengikuti prinsip-prinsip ini, sekaligus juga mengingatkan tentang konsekuensi dari melanggar prinsip-prinsip ini. Selamat menerapkan dan dapatkan manfaatnya dalam tim yang Anda pimpin!

Untuk membantu para pemimpin menerapkan prinsip Winning with People ini, Next Leader Consulting hadir sebagai partner dalam memfasilitasi para pemimpin lintas generasi untuk secara konsep dan praktikal memperkuat hubungan dalam tim kerja dan memperoleh hasil yang lebih tinggi.