Kondisi pandemi memang tidak bisa dipungkiri membuat target kinerja hingga resolusi pribadi di tahun 2020 lalu menjadi serba tak pasti. Bahkan tidak sedikit yang mengeluhkan pencapaian yang berantakan atau jauh dibawah target yang diharapkan. Hmm…apakah di awal tahun 2021 yang sudah mulai kita tapaki ini Anda telah menetapkan suatu resolusi atau target baru? Atau Anda berpikir “Aaah..segalanya sedang tidak pasti bahkan banyak aspek terpuruk, untuk apa juga membuat target, apalagi target yang muluk-muluk.”

Memang tidak bisa dipungkiri pandemi global ini memunculkan keengganan bahkan pesimistis bagi tidak sedikit orang. Namun jika Anda tidak mempunyai target yang ingin dicapai maka itu adalah suatu kesalahan besar !! Karena hanyalah orang yang memiliki target yang akan mencapainya. Dan tidak sedikit juga yang sudah punya target namun belum mencapainya. Sehingga pastinya jika Anda tidak menetapkan target, jangan terkejut jika Anda tidak mencapai apa-apa, bahkan Anda merasa tidak bergairah di pekerjaan atau aktivitas Anda.

Merefleksi diri karena pandemi di tahun 2020 memanglah perlu, tapi janganlah membuat kita tak berani melangkah dan merencanakan target-target baru di tahun baru 2021 ini. Tetaplah optimis dan kuy cermati bagaimana membuat resolusi atau target di kondisi yang kurang ideal saat ini:

1. MULAI DARI RESOLUSI DENGAN TARGET JANGKA PENDEK

Jika tahun-tahun sebelumnya Anda membuat target jangka panjang untuk satu tahun. Di awal 2021 ini buatlah target dalam jangka waktu lebih pendek, misalnya triwulan pertama atau bahkan target hanya untuk satu bulan ke depan. Jadikan target jangka pendek ini sebagai target awal yang bisa kita evaluasi segera. Karenanya pastikan di akhir bulan atau akhir triwulan, Anda segera mengevaluasi pencapaian target ini. Jika target yang ditetapkan, misalkan pencapaian sales team Anda, target continuous improvement dalam lingkup terkecil di unit kerja Anda ternyata cukup berhasil, baru kemudian lanjutkanlah dengan target yang berjangka menengah, misalnya satu semester ke depan. Libatkan juga rekan senior dan atasan untuk mengevaluasinya, sehingga target jangka pendek Anda mendapat evaluasi dari berbagai sudut pandang yang objektif.

2. PRIORITASKAN TARGET DENGAN RESIKO YANG BISA DIPREDIKSI

Memang pandemi covid-19 ini membuat keadaan menjadi tidak pasti. Target penjualan, pencapaian produksi hingga perbaikan layanan untuk pelanggan yang tadinya bisa dengan jelas kita tetapkan secara agresif, kini menjadi serba tak pasti. Eiittss..tapi jangan Anda ciut hati dulu karena hal ini! Untuk menyiasatinya Anda bisa mulai dengan memprioritaskan target dengan resiko rendah. Pilihlah target-target yang mau dicapai yang memiliki resiko sekecil mungkin, yang memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi dibanding target yang lain. Atau pilihlah hal-hal yang mau dicapai dengan resiko yang dapat diprediksi oleh Anda dan team.

Jadikan ini sebagai target prioritas yang mau dicapai. Duduklah bersama atasan atau team kerja Anda untuk mengkalkulasi resikonya dan pilihlah target dengan resiko yang bisa dengan baik Anda prediksi. Jika kemudian dengan berjalannya waktu, target ini berhasil dicapai Anda baru kemudian beralih pada target dengan resiko yang lebih tinggi.

3. BUAT TARGET SESUAI DENGAN KEBIASAAN BARU ANDA

Pandemi ini tidak hanya melulu suatu bencana atau peristiwa yang menakutkan. Disadari atau tidak, pandemi global telah merubah kebiasaan kita. Kita jadi memiliki kebiasaan-kebiasaan baru. Sudahkah Anda mendaftarkan kebiasaan baru yang Anda coba bangun selama beberapa bulan terakhir sejak pandemi ini?

Misalkan sejak pandemi ini Anda justru dapat melakukan rapat dengan semua perwakilan di cabang-cabang bisnis organisasi Anda dengan lebih sering karena dapat dilakukan secara online. Buatlah target yang jelas yang Anda ingin capai dari setiap online meeting yang Anda lakukan. Misalkan target koordinasi yang lebih cepat, pelaporan kemajuan kinerja yang lebih menyeluruh dan sebagainya. Atau resolusi pribadi sesuai dengan kebiasaan baru Anda, misalnya Anda jadi punya waktu berolahraga di pagi hari. Anda bisa menantang satu team Anda untuk juga ikut berolahraga dengan menghubungi mereka via aplikasi online dan kemudian saling memberi semangat secara virtual. Tentunya ini bisa menjadi resolusi menarik sekaligus lebih sehat untuk team Anda, bukan?

4. TINGKATKAN AKUNTABILITAS DAN JADILAH FLEKSIBEL

Kunci dari target yang berhasil dicapai adalah si pemilik target bertanggung jawab penuh atasnya atau memiliki akuntabilitas yang tak terbantahkan. Tetapi di tengah tantangan pandemi ini bagaimana kita dapat mengembangkan akuntabilitas dan tetap bertanggung jawab? Banyak dari kita justru menyalahkan keadaan dan beralasan, karena ketidakpastian kondisi yang dihadapi sebagai dampaknya.

Caranya adalah Pertama, Anda perlu memiliki partner akuntabilitas. Anda bisa menceritakan target atau resolusi Anda pada orang terdekat atau orang yang dapat memberi Anda dukungan. Minta juga untuk dia memberi peringatan pada Anda dalam setiap kurun waktu tertentu, misalnya setiap bulan sekali atau maksimal tiga bulan sekali. Rayakan juga setiap keberhasilan kecil yang diperoleh dengan partner Anda tersebut sehingga semangat dan antusiasme Anda dapat terjaga. Ternyata dengan menceritakan pada minimal satu orang, seorang pemilik target akan lebih bertanggung jawab untuk mencapainya ketimbang ia hanya menyimpannya sendiri target tersebut.

Kedua, Anda perlu menjadi fleksibel dengan target atau resolusi Anda. Jika dari review oleh partner Anda di akhir dari tiga bulan yang telah dilalui nampaknya tidak ada pergerakan, Anda perlu atur strategi atau cara baru untuk mencapainya. Bersikaplah terbuka dan fleksibel akan setiap masukan dari orang-orang di sekitar Anda. Bahkan jika memang situasi kondisi sangat tidak memungkinkan Anda dapat dengan fleksibel menyesuaikan target Anda menjadi lebih realistis sesuai kondisi yang dialami.

Tidak sulit bukan menetapkan resolusi target di masa pandemi sekalipun ?! Pastikan 4 langkah diatas Anda persiapkan dan Next Leader Consulting sebagai partner dalam Equipping Future Leaders in Millenial Era siap mendampingi untuk mengoptimalkan kinerja di organisasi Anda. Tetaplah optimis dan Selamat tahun Baru 2021, Selamat mencapai target 2021 Anda 🙂