Menyambut tahun baru penuh dengan semangat baru dan pastinya kesempatan-kesempatan baru telah menanti Anda. Bagi setiap kita tahun baru merupakan moment yang tepat untuk bersiap diri mencapai target baru, dengan membuat resolusi baru. Mulai dari membayangkan target-target baru yang akan Anda capai hingga menuliskannya dalam dream plan tahun baru sambil berharap resolusi yang telah dibuat menjadi kenyataan.

Menurut survey global yang dilakukan oleh SHRM (Society of Human Resource Management) ternyata mayoritas individu yang berhasil mencapai resolusinya adalah karena didorong oleh kondisi yang justru tidak mengenakkan, seperti kondisi terdesak, tidak ada pilihan lain atau istilah bahasa sehari-harinya adalah kepepet / terjepit situasi sehingga mau tidak mau ia mengerahkan segenap kemampuannya untuk bertindak. Pada dasarnya ternyata manusia membutuhkan situasi kepepet atau terjepit untuk ‘memaksa’ dirinya keluar dari zona nyaman dan bertindak melakukan sesuatu untuk mencapai target yang ada di depannya.

Pertanyaannya, ‘Apakah saya harus membuat diri menjadi terjepit atau kepepet dulu baru dapat berhasil mencapai resolusi?‘. Untuk menjawab hal ini yuk simak 3 Langkah Jitu untuk membuat diri Anda dapat keluar dari zona nyaman dan segera bertindak melakukan sesuatu bahkan bergegas mengejar target yang ada di hadapan Anda, Menariknya Anda cukup melakukan 3 hal ini, yang sudah terbukti dapat membantu Anda mencapai target yang telah dibuat.

1. Tuliskan konsekuensi, akibat, hal buruk yang akan terjadi bila Anda tidak mencapai resolusi

Otak manusia ternyata akan langsung memerintahkan tubuh untuk segera bertindak ketika dalam kondisi kepepet atau terjepit, maka praktisnya adalah Anda perlu mulai memikirikan dan kemudian segera menuliskannya akibat-akibat yang akan terjadi jika resolusi tahun baru Anda tidak tercapai. Hal ini dikarenakan kenyataan secara psikologis bahwa hasil tindakan manusia ternyata sebanyak 80% didorong oleh rasa takut yang ada atau hal buruk yang ingin dihindarinya.

Karenanya untuk memastikan otak dan tubuh Anda sinkron untuk segera melakukan tindakan untuk pencapaian target, pastikan Anda menyadari konsekuensi negatif yang akan terjadi jika Anda tidak mencapainya. Daftarkan hal-hal buruk yang dapat Anda alami jika Anda tidak mencapainya. Selama Anda merasa baik-baik saja dan tidak akan terjadi apa-apa jika tidak mencapai resolusi yang sudah Anda tetapkan, maka otak dan tubuh Anda pun akan enggan untuk bertindak.

2. Tuliskan hal-hal positif yang akan dapat Anda nikmati dari mencapai resolusi Anda.

Jika faktor yang membuat manusia bertindak 80% nya didorong oleh rasa takut, maka 20% sisanya adalah karena didorong untuk mengejar kenikmatan. So pastikan dari resolusi yang Anda buat, Anda juga harus mendaftarkan kenikmatan apa saja yang akan Anda rasakan ketika berhasil mencapainya. Segera tuliskan mulai dari hal-hal yang bisa Anda rasakan sangat menyenangkan, misalnya dengan Anda berhasil membuat sebuah rencana perbaikan di Departemen kerja Anda, maka Anda akan mendapat bonus tahunan yang akan dinikmati untuk plesir ke salah satu destinasi wisata yang sudah sangat Anda idam-idamkan.

Tanpa sebuah kenikmatan yang nyata yang bisa Anda raih dan rasakan di masa depan Anda yang mulai dari sekarang Anda sadari, maka otak dan tubuh Anda cenderung enggan untuk melakukan suatu tindakan. karenanya tanpa menunggu lama-lama, segera daftarkan hal yang menyenangkan, menggembirakan, membanggakan diri Anda yang dapat Anda nikmati ketika resolusi Anda tercapai.

3. Buat resolusi Anda menjadi lebih jelas dan spesifik

Langkah terkahir yang perlu Anda lakukan adalah cek resolusi yang telah Anda buat, apakah dengan Anda melihatnya Anda sudah tahu dalam waktu beberapa hari ke depan apa yang Anda akan lakukan ? Apakah sudah jelas, hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh saya lakukan untuk membuat diri Anda bergerak mencapai resolusi tersebut?

Seorang teman yang bekerja dalam tim sales pernah menyatakan, ia mempunyai resolusi untuk meningkatkan ketrampilan presentasinya, terutama kemampuan untuk dapat mempengaruhi dan menjual produk di hadapan level manajemen atau pengambil keputusan tertinggi di perusahaan-perusahaan yang menjadi prospek bisnisnya. Tentunya ketika akan mempengaruhi level manajemen di suatu perusahaan, yang diperlukan tidak hanya ketrampilan presentasi yang mumpuni. Level kepercayaan dirinya pun perlu ditingkatkan, selain itu ia juga perlu menguasai teknik melobi (lobbying) hingga ketrampilan mendengarkan dan mempengaruhi orang lain yang semakin ditingkatkan.

Pastinya di langkah ketiga ini Anda perlu menjadikan target resolusi Anda menjadi lebih spesifik hingga hal-hal rinci apa saja yang termasuk dalam aspek-aspek yang perlu dilakukan hingga Anda dapat mencapai target tersebut. Termasuk juga menjadikan setiap langkah tindakan rinci yang dilakukan menjadi jelas. Anda bisa gunakan prinsip 5W + 1 H untuk memperjelasnya, seperti Who (siapa saja yang akan dapat membantu Anda melakukakannya), When (dalam seminggu ke depan apa yang harus dikerjakan, bulan depan apa yang sudah tercapai, dan sebagainya), Where (dimana Anda akan belajar untuk meningkatkan kemampuan melobi Anda, apakah dengan mengikuti pelatihan, atau belajar dari ahlinya, atau menggunakan coach yang akan membimbing Anda) dan sebagainya.

Nah sederhana bukan?! Anda cukup melakukan 3 Langkah Jitu ini untuk membuat resolusi Anda benar-benar jadi kenyataan! Ada banyak tips-tips yang menyatakan 7 langkah yang harus dilakukan, bahkan hingga 10 langkah dan sebagainya yang membuat Anda sendiri pusing karena terlalu banyak yang harus dilakukan. Nyatanya dari pengalaman saya dan dari survey kebanyakan orang yang sudah berhasil mencapai resolusinya, Anda cukup hanya melakukan ketiga jurus jitu ini. Pastinya Anda juga perlu melakukan ketiga langkah ini dengan konsisten. Sekali lagi, selamat tahun baru dan selamat menyongsong resolusi tahun baru Anda dengan semangat baru dan langkah yang pasti!